Pencurian pulsa ada dimana-mana. Tak memandang rakyat kecil hingga konglomerat pulsanya diambil. Sekarang, petani, tukang ojek, atau pembantupun memiliki handphone. Bagaimana mereka bisa mendapatkan hak mereka? Isi pulsa 5000-10.000 abis seketika. 10.000 itu berharga bagi orang miskin! Seenaknya mencuri mengambil pulsa, bagaimana masa depan bangsa? Orang miskin sudah miskin makin melarat, dimana rasa kasihan terhadap warga miskin? ini, bukan masalah sepele, penipuan penyedotan pulsa, apa kata dunia? Indonesia harus lebih tegas menanggapi masalah ini. Tukang becak yang kesedot pulsa mau lapor kemana? Mau bagaimana? Minta uang balik bagaimana?
Kasus penyedotan pulsa ini masalah serius, harus segera diselesaikan dan ditindaklanjuti.
Berikut tipe-tipe penyedotan pulsa,
- Ketidakpahaman/ kesalahan mekanisme REG dan UNREG
Misalnya ada orang yang langganan. Dia ngetik REG islami kirim ke 9133. Giliran diberentiin, di UNREG masih aja ga bisa. Tulisannya errorlah apalah ada alasan staff apalah sehingga orang yang langganan terus pulsanya disedot 2000 2000. Sampai bahkan banya korban yang kehilangan pulsa hingga 400 ribu total. Dan apa kata dunia? Pulsa adalah uang! Uang adalah sumber kehidupan! Dan untuk mendapatkan uang itu sangat sulit terutama bagi kalangan menengah kebawah. Mana rasa kasihan terhadap rakyat miskin bangsa? Bagaimana mereka mau hidup? HAH?!
- Penipuan pengiriman pulsa
"Mamah lagi di kantor polisi, mama lagi pake hp orang, tolong kirim pulsa ke nomor sekian sekian" ada juga yang berupa penipuan hadiah. Kalau dapet hadiah jangan napsu diambil aja. Dipikir dulu pernah ikut undian apa ama siapa dimana bagaimana, kirim ke nomor apa.
- Pengsulitan customer untuk menemui customer service
Banyak provider yang menyulitkan kita ke customer service dan memakan banyak pulsa.
Sekian.
Terimakasih
STOP PENCURIAN PULSA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar